GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Awas! Pencuri Beraksi di Masjid Agung Jami Malang, Tas Jemaah Digasak Saat Salat

Malangmalangterkini.id - Suasana khusyuk di Masjid Agung Jami, Kecamatan Klojen, Kota Malang, digemparkan oleh aksi pencurian tas seorang jemaah wanita yang sedang menunaikan salat Magrib. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 19 Juli 2025, sekitar pukul 18.00 WIB, dan terekam jelas oleh kamera pengawas CCTV masjid.

Zainal Fanani, Wakil Sekretaris Yayasan Masjid Agung Jami, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, rekaman CCTV menunjukkan detik-detik kejadian pencurian itu dengan sangat detail. "Korban meletakkan tasnya di belakang, dekat pilar masjid, saat sedang salat. Pelaku kemudian datang dan duduk di dekatnya," jelas Zainal pada Selasa (22/7/2025), menguraikan modus operandi pelaku.

Pelaku digambarkan sebagai seorang wanita yang mengenakan baju batik berwarna biru dan masker, berusaha menyamarkan identitasnya layaknya jemaah lain. Ia dengan sabar menunggu momen yang tepat untuk melancarkan aksinya. Setelah memastikan situasi aman dan para jemaah lain tidak menaruh curiga, pelaku dengan sigap mengambil tas milik korban dan segera meninggalkan area masjid tanpa menimbulkan kecurigaan.

Korban baru menyadari tasnya raib setelah ia menyelesaikan salatnya. Ia pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan masjid. "Kami tidak sempat menanyakan identitas lengkap korban, namun kami langsung membantunya dengan memeriksa rekaman CCTV," tambah Zainal. Akibat kejadian naas ini, korban menderita kerugian berupa satu unit ponsel, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan kunci kontak sepeda motor. Insiden ini telah secara resmi dilaporkan oleh korban ke Polsek Klojen untuk segera ditindaklanjuti.

"Pihak kepolisian dari Polsek Klojen juga sudah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal," kata Zainal, menunjukkan respons cepat dari aparat penegak hukum.

Menanggapi insiden yang meresahkan ini, pihak Masjid Agung Jami segera mengambil langkah proaktif dengan memperketat pengamanan masjid demi mencegah terulangnya kejadian serupa. Manajemen masjid kini menempatkan tiga personel keamanan yang bertugas secara spesifik. Para petugas ini ditempatkan di area salat pria, di area salat wanita, dan satu personel khusus memantau operasional CCTV secara penuh.

"Kami ingin jemaah merasa aman dan tenteram. Selain penempatan petugas, kami juga secara rutin mengimbau melalui pengeras suara agar jemaah meletakkan barang bawaan di sisi depan yang mudah diawasi atau memanfaatkan fasilitas penitipan barang yang telah disediakan," ungkap Zainal. Imbauan ini menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran jemaah akan pentingnya menjaga barang bawaan pribadi, terutama di tempat ibadah yang ramai.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait pencurian ini dan langsung berkoordinasi dengan jajaran Polsek Klojen. "Kami pastikan laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti. Jika laporan dari korban sudah masuk secara resmi, proses penyelidikan untuk mencari pelaku akan segera kami laksanakan," pungkas Yudi. Pernyataan ini memberikan jaminan bahwa pihak kepolisian akan bekerja maksimal untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku, serta mengembalikan barang-barang milik korban jika memungkinkan.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh jemaah untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjaga barang bawaan, bahkan di tempat-tempat yang dianggap sakral sekalipun. Masjid, sebagai tempat ibadah, idealnya menjadi zona aman bagi siapa pun. Namun, insiden seperti ini menunjukkan bahwa kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, sehingga kewaspadaan pribadi tetap menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan diri dan harta benda.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network

Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network