Malang, malangterkini.id - Sebuah penemuan mengejutkan menggemparkan warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa (26/8/2025). Jasad seorang pria, yang diidentifikasi sebagai JH, ditemukan tergantung di atas plafon rumahnya sendiri.
Penemuan tragis ini bermula dari kekhawatiran keluarga yang kehilangan jejak JH sejak beberapa hari sebelumnya. Menurut laporan, JH, yang sudah beristri, terakhir kali terlihat oleh orang tuanya pada Sabtu (23/8/2025). Saat itu, orang tuanya menduga JH sedang beristirahat di kamar. Namun, setelah diperiksa, yang ditemukan di tempat tidur hanyalah bantal dan guling yang ditata rapi menyerupai tubuh manusia dan ditutupi selimut.
Kronologi Penemuan
Setelah beberapa hari tidak ada kabar, orang tua JH meminta bantuan kakak ipar korban, Mulyadi, untuk mencari keberadaan JH. Pencarian intensif yang dilakukan Mulyadi akhirnya berujung pada temuan yang tak terduga. Saat memeriksa bagian atas rumah, ia melihat kondisi plafon yang mencurigakan dan setelah diteliti lebih jauh, Mulyadi menemukan jasad JH tergantung di rangka kayu di dalam plafon.
Penemuan ini segera dilaporkan kepada pihak berwajib. Kapolsek Pakis, AKP Suyanto, membenarkan temuan tersebut. "Benar, kami menemukan korban meninggal dunia di plafon atas rumah," ujar AKP Suyanto. Pihak kepolisian bersama tim medis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas harus naik ke atap untuk dapat menjangkau lokasi jenazah yang berada di ruang sempit antara atap dan plafon. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pesan Terakhir yang Memilukan
Selain jasad korban, tim kepolisian juga menemukan sebuah pesan memilukan yang dituliskan oleh korban di dinding kamarnya. Pesan tersebut berbunyi “Aku Kudu Ikhlas Sepurane Kabeh Boloku”, yang dalam bahasa Indonesia berarti 'aku harus ikhlas, maafkan semua temanku'.
Pesan lain yang ditemukan juga tertulis, “Sepuntene nggih pak (maaf ya pak)”. Tulisan-tulisan ini, yang diduga identik dengan tulisan tangan korban, memberikan petunjuk tentang kondisi mentalnya sebelum kejadian.
Kapolsek menambahkan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan motif di balik aksi tersebut. Namun, berdasarkan temuan di lokasi dan keterangan dari keluarga, dugaan sementara mengarah pada tindakan bunuh diri.


.png)


