GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Malang Diharapkan Menjadi Pusat Talenta Global, Muhaimin Iskandar Soroti Pemberdayaan Pekerja Migran

Malangmalangterkini.id - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung dan memberdayakan pekerja migran Indonesia. Dalam acara Global Talent Day yang diadakan di Kawedanan Singosari, Kabupaten Malang, Cak Imin, sapaan akrabnya, menyampaikan harapannya agar Malang bisa menjadi pusat talenta global yang membanggakan. Harapan ini bukan tanpa alasan. Kabupaten Malang dikenal sebagai salah satu basis utama pekerja migran Indonesia di luar negeri.

"Kabupaten Malang merupakan salah satu basis para pekerja migran Indonesia," ujar Cak Imin.

Dengan jumlah pekerja migran yang besar dari Malang, pemerintah merasa wajib untuk mengambil langkah-langkah penting dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan mereka. Cak Imin memaparkan tiga langkah utama yang akan ditempuh pemerintah.

Langkah pertama, pemerintah akan meningkatkan kualitas layanan informasi yang akurat dan terpercaya. Tujuannya adalah agar para pekerja migran tidak salah dalam memilih peluang kerja di luar negeri. "Kami akan mengonsolidasikan kementerian-kementerian terkait agar informasi talenta global dan pekerjaan di luar negeri ini betul-betul kita bikin lebih efektif, lebih tersedia, tersaring, dan tidak membuat warga kita salah pilih," jelas Cak Imin.

Langkah kedua, pemerintah akan memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas kementerian serta lembaga non-pemerintah. Tujuannya adalah untuk menyediakan pelatihan bahasa dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan para pekerja migran.

"Langkah ketiga adalah membangun Migran Center di Malang," tegas Muhaimin. Migran Center ini akan dibangun melalui kerja sama dengan perguruan tinggi setempat. Fungsinya adalah sebagai pusat riset, advokasi, dan pemberdayaan pekerja migran secara sistematis dari hulu ke hilir.

Muhaimin Iskandar berharap langkah-langkah ini dapat mewujudkan Malang sebagai pusat talenta global pekerja migran yang membanggakan, tidak hanya bagi Jawa Timur, tetapi juga bagi Indonesia.

"Saatnya kita bekerja lebih terukur, sistematis, dan tidak sporadis," pungkasnya.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network

Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network