Malang, malangterkini.id - Pemerintah Kota Malang mengambil langkah maju dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bango Tahap 1. Berkapasitas 200 liter per detik, fasilitas ini diharapkan dapat mengamankan pasokan air bersih bagi ribuan rumah tangga.
Peresmian yang berlangsung di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Wali Kota periode sebelumnya, H. Sutiaji, serta jajaran direksi dari Perum Jasa Tirta I (PJT I) dan Perumda Air Minum Tugu Tirta.
Dalam sambutannya, Wali Kota Wahyu Hidayat, yang akrab disapa Pak Mbois, menekankan bahwa akses terhadap air bersih adalah hak fundamental setiap warga negara. "Air bersih adalah hak dasar warga," ujarnya. "Dengan hadirnya SPAM Bango tahap pertama ini, kita berharap dapat menjangkau lebih banyak warga di Kota Malang, sekaligus menjadi fondasi untuk membangun kota yang sehat dan nyaman."
Proyek ini juga menyoroti pentingnya pemanfaatan air permukaan untuk mengurangi ketergantungan pada air tanah. Menurut Wahyu Hidayat, langkah ini merupakan strategi krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah penurunan permukaan tanah, dan menjamin ketersediaan air bagi generasi mendatang.
Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, turut menyampaikan dukungan penuhnya terhadap inisiatif ini. Ia menyoroti potensi besar dari sungai-sungai yang melintasi Kota Malang, seperti Brantas, Bango, Metro, dan Amprong. "Malang ini dilintasi banyak sungai... Ini harus dimanfaatkan agar tidak terus-menerus bergantung pada air dari luar. Kemandirian air harus kita bangun dari sekarang," tegasnya.
SPAM Bango Tahap 1 dirancang sebagai solusi jangka panjang dan dapat ditingkatkan kapasitasnya di masa depan. Hal ini merupakan bagian dari visi Pemerintah Kota Malang untuk mewujudkan kemandirian air dan memastikan ketersediaan pasokan air bersih yang berkelanjutan bagi seluruh warganya.