GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Kado Kedamaian di Balik Jeruji: 54 Warga Binaan Lapas Kelas I Malang Terima Remisi Khusus Natal 2025

Malang, malangterkini.id - Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang pada hari besar umat Kristiani tahun ini. Di tengah gemuruh perayaan Natal secara global, sebanyak 54 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Nasrani di Lapas tersebut mendapatkan kado istimewa berupa Remisi Khusus (RK). Pengurangan masa hukuman ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan manifestasi dari apresiasi negara terhadap proses transformasi diri yang dijalani para penghuni lapas.

Momentum Spiritual di Gereja Pembaharuan

Penyerahan remisi tersebut dilangsungkan pada Kamis, 25 Desember 2025, bertempat di Gereja Pembaharuan, sebuah fasilitas ibadah yang berdiri tegak di dalam kompleks Lapas Malang. Lokasi ini dipilih bukan tanpa alasan; Gereja Pembaharuan melambangkan harapan akan lahirnya pribadi baru bagi setiap individu yang sedang menjalani masa pidana.

Acara penyerahan berlangsung haru dan tertib. Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Malang, Teguh Pamuji, menyerahkan Surat Keputusan (SK) remisi tersebut secara simbolis kepada perwakilan warga binaan. Kehadiran Nugroho, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Utama dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), menambah bobot kekhidmatan acara tersebut sebagai bentuk pengawasan dan dukungan langsung dari pusat.

Bukan Sekadar Potongan Masa Tahanan

Dalam sambutannya, Kalapas Teguh Pamuji menekankan bahwa remisi ini adalah hasil dari jerih payah warga binaan dalam menunjukkan perilaku positif. Beliau menegaskan bahwa remisi tidak diberikan secara cuma-cuma kepada setiap orang.

"Remisi khusus ini merupakan penghargaan negara atas kesungguhan warga binaan dalam menjalani proses pembinaan. Ini adalah bukti bahwa setiap perubahan positif, sekecil apa pun, memiliki nilai di mata hukum dan masyarakat," tegas Teguh Pamuji.

Beliau juga menambahkan bahwa momen Natal harus dijadikan titik balik spiritual. Remisi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi warga binaan lainnya untuk terus berbenah diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku di dalam lembaga pemasyarakatan.

Komitmen pada Sistem Pemasyarakatan yang Humanis

Langkah pemberian remisi ini sejalan dengan visi besar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menjalankan sistem yang humanis dan berkeadilan. Di Lapas Kelas I Malang, pembinaan tidak hanya ditekankan pada aspek pemberian hukuman fisik atau pembatasan kebebasan semata. Sebaliknya, fokus utama terletak pada:

  1. Pembentukan Karakter: Mengubah pola pikir dari perilaku menyimpang menuju tanggung jawab sosial.

  2. Pembinaan Kerohanian: Memberikan ruang seluas-luasnya bagi WBP untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sesuai keyakinan masing-masing.

  3. Kesiapan Reintegrasi: Memastikan bahwa saat mereka bebas nanti, mereka memiliki mental yang kuat untuk kembali diterima oleh masyarakat.

Rincian Penerima Remisi Natal 2025

Berdasarkan data resmi yang dikeluarkan oleh pihak Lapas Kelas I Malang, berikut adalah klasifikasi pengurangan masa pidana yang diterima oleh 54 warga binaan tersebut:

Jumlah PenerimaDurasi Remisi (Pengurangan Masa Pidana)
2 Orang2 Bulan
3 Orang1 Bulan 15 Hari
41 Orang1 Bulan
8 Orang15 Hari

Total: 54 Warga Binaan

Harapan Baru Setelah Bebas

Mengakhiri rangkaian acara, Teguh Pamuji mengajak seluruh penerima remisi untuk merenungi makna Natal sebagai hari kelahiran harapan baru. Ia berharap, pengurangan masa tahanan ini dapat mempercepat pertemuan mereka dengan keluarga tercinta di rumah kelak.

Pihak Lapas Kelas I Malang terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan transparan dalam setiap proses pemberian hak-hak warga binaan, termasuk remisi, asalkan syarat administratif dan substantif—terutama perilaku baik—telah terpenuhi sepenuhnya.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network

Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network