GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Optimisme Pariwisata Kota Malang: Targetkan 3,4 Juta Kunjungan Wisatawan di Tahun 2026

Malang, malangterkini.id - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) secara resmi menetapkan target ambisius namun terukur untuk sektor pariwisata pada tahun 2026. Berkaca pada keberhasilan melampaui target di tahun sebelumnya, otoritas setempat kini mematok angka 3,4 juta kunjungan wisatawan sebagai sasaran utama dalam kalender wisata tahun ini.

Langkah strategis ini diumumkan langsung oleh Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaki, dalam sesi wawancara dengan awak media pada Sabtu (10/1/2026). Menurutnya, penetapan angka tersebut bukanlah sekadar estimasi tanpa dasar, melainkan hasil analisis mendalam terhadap tren positif yang terus menunjukkan grafik peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Refleksi Gemilang Sektor Pariwisata 2025

Sebelum melangkah jauh ke rencana 2026, Baihaki memaparkan capaian luar biasa yang berhasil ditorehkan sepanjang tahun 2025. Pada awalnya, Pemerintah Kota Malang menetapkan target moderat sebesar 3,3 juta wisatawan. Namun, realisasi di lapangan justru menunjukkan performa yang jauh lebih tinggi.

  • Realisasi Total: 3,4 juta wisatawan.

  • Persentase Capaian: Mencapai 103 persen dari target awal.

  • Dominasi Wisatawan: Pergerakan wisatawan nusantara masih menjadi tulang punggung dengan angka 3,3 juta orang.

  • Wisatawan Mancanegara: Tercatat sebanyak 78.298 pelancong asing yang berkunjung ke "Kota Bunga" sepanjang 2025.

Baihaki menekankan bahwa keberhasilan melampaui target ini menjadi fondasi kuat bagi pemerintah untuk terus memacu kualitas pelayanan. Penentuan target untuk tahun 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan realisasi tahunan agar angka yang dipatok tetap realistis dan dapat dicapai.

Primadona Wisata: Kayutangan Heritage Masih Tak Terkalahkan

Dalam laporan Disporapar, kawasan Kayutangan Heritage kembali mengukuhkan posisinya sebagai destinasi paling magnetis di Kota Malang. Keberhasilan revitalisasi kawasan ini terbukti ampuh menarik massa, terutama pada momen-momen puncak liburan.

Selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, lonjakan pengunjung di Kayutangan sangat signifikan, menyentuh angka 5.000 hingga 6.000 orang per hari. Lonjakan ini memberikan kontribusi besar terhadap total angka kunjungan tahunan kota.

Selain Kayutangan, Baihaki juga memberikan apresiasi pada destinasi populer lainnya seperti:

  1. Hawai Waterpark: Yang tetap menjadi pilihan utama wisata keluarga.

  2. Kampung Warna-Warni Jodipan: Sebagai ikon wisata tematik yang sudah dikenal hingga kancah internasional.

Strategi 2026: Penguatan Aset dan Optimalisasi Layanan

Satu hal yang menarik dari kebijakan pariwisata tahun 2026 adalah keputusan pemerintah untuk tidak menambah atau membangun destinasi wisata baru. Disporapar memilih strategi "intensifikasi" dibandingkan "ekstensifikasi".

1. Perawatan dan Pemeliharaan Rutin

Fokus utama tahun ini adalah memastikan seluruh objek wisata yang sudah ada tetap dalam kondisi prima. Aspek perawatan fasilitas publik, estetika kawasan, dan kenyamanan lingkungan akan diperketat agar daya tarik destinasi tidak memudar di mata para pelancong.

2. Sinergi Industri Wisata

Pemerintah Kota Malang menekankan pentingnya peran stakeholder swasta. Para pelaku usaha seperti:

  • Agen perjalanan (Travel Agent)

  • Sektor perhotelan

  • Industri kuliner dan restoran

Mereka didorong untuk terus meng-upgrade standar pelayanan. Baihaki mengingatkan bahwa kesan pertama wisatawan sangat menentukan apakah mereka akan melakukan kunjungan ulang (repeat visit) di masa mendatang.

3. Persiapan Menghadapi "Peak Season"

Langkah-langkah penguatan ini juga merupakan bagian dari persiapan dini menyambut musim liburan awal tahun 2026, terutama menjelang momentum Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah ingin memastikan bahwa saat gelombang pemudik dan wisatawan datang, infrastruktur dan layanan di Kota Malang sudah siap sepenuhnya.

Menuju Wisata yang Berkesan

Menutup keterangannya, Baihaki berpesan bahwa kunci utama keberhasilan pariwisata bukan sekadar pada angka, melainkan pada pengalaman wisatawan. Dengan pelayanan yang ramah, lingkungan yang bersih, dan suasana kota yang terjaga keasriannya, diharapkan setiap pengunjung membawa pulang kenangan manis.

"Wisatawan harus memiliki kesan yang menyenangkan sehingga mereka tidak ragu untuk kembali lagi ke Kota Malang," pungkas Baihaki optimis.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, target 3,4 juta wisatawan di tahun 2026 bukan hanya sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah visi untuk menjadikan Kota Malang sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network

Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network