Malang, malangterkini.id - Kalau ngomongin Malang, pasti gak cuma soal hawa sejuk dan pemandangan kota yang aesthetic. Kota ini juga punya kuliner legendaris yang bikin lidah auto ngangenin. Salah satunya adalah rawon, sup hitam khas Jawa Timur dengan rasa yang dalam dan gurih karena kluwek. Buat WargaMalang yang doyan hunting makanan, rawon bukan cuma sekadar makanan, tapi pengalaman yang bikin feed Instagram makin kece. Nah, Malang Terkini sudah merangkum rekomendasi rawon legendaris di Malang yang wajib banget dicoba. Yuk simak.
Apa Itu Rawon?
Sebelum kulineran, yuk kenalan dulu sama si hitam legendaris ini. Rawon itu sup daging sapi dengan kuah hitam pekat yang berasal dari kluwek, sejenis biji-bijian yang diolah khusus. Rasa kuahnya unik: gurih, sedikit manis, dan aromanya khas banget. Biasanya disajikan dengan nasi hangat, tauge, telur asin, dan sambal, bikin experience makan rawon tuh lengkap. Buat WargaMalang yang baru coba, jangan kaget kalau warnanya hitam pekat—itu malah bikin rasa lebih dalam. Rawon juga punya sejarah panjang, dulu sering jadi menu istimewa buat kerajaan di Jawa Timur.
Kenapa Rawon Malang Legendaris?
Berikut ini adalah beberapa alasan utama kenapa rawon Malang legendaris:
Resep Turun-temurun yang Dijaga Sepanjang Generasi
Banyak warung rawon di Malang memiliki resep yang sudah dijaga turun-temurun,
bahkan ada yang sudah lebih dari 30 tahun. Rahasia bumbu, takaran kluwek,
hingga cara merebus daging tetap dipertahankan agar rasa tetap autentik.
Tradisi ini membuat rawon di Malang punya ciri khas yang sulit ditiru oleh
warung baru, sehingga setiap suapan terasa seperti bagian dari sejarah kuliner
kota ini.
Kualitas Daging Sapi yang Juara
Rawon Malang terkenal karena menggunakan daging sapi berkualitas tinggi.
Dagingnya empuk, tidak alot, dan segar, sehingga kuah hitam yang kaya bumbu
meresap sempurna. Kualitas daging ini jadi salah satu alasan kenapa pelanggan
selalu kembali, karena selain rasa, tekstur daging juga bikin pengalaman makan
lebih memuaskan.
Kuah Kluwek Asli yang Menghadirkan Rasa Otentik
Kuah rawon yang pekat dan hitam adalah identitas utama masakan ini. Penggunaan
kluwek asli dari Jawa Timur memberikan aroma khas dan rasa gurih yang unik.
Bukan sekadar warna hitam, tapi kombinasi rasa pahit-manis yang seimbang inilah
yang bikin rawon Malang sulit ditandingi. Setiap tegukan kuahnya punya
kedalaman rasa yang bikin lidah ketagihan.
Porsi yang Generous dan Memuaskan
Salah satu alasan rawon Malang legendaris adalah porsinya yang cukup besar.
Tidak hanya sekadar mengenyangkan, porsi ini juga bikin pengalaman makan lebih
puas. Bagi Gen Z yang doyan hunting kuliner, porsi generous ini bikin rawon
Malang worth it, karena bisa sekalian dinikmati rame-rame sambil nongkrong atau
foto-foto aesthetic.
Pelengkap yang Membuat Pengalaman Makan Sempurna
Rawon Malang selalu disajikan dengan pelengkap yang pas: tauge segar, telur
asin, sambal pedas, dan kerupuk. Kombinasi ini menambah tekstur, rasa, dan
sensasi makan yang lengkap. Setiap elemen punya perannya sendiri, sehingga
bukan sekadar makan kuah hitam dan daging, tapi benar-benar pengalaman kuliner
yang memorable.
Rekomendasi Rawon Legendaris Di Kota Malang
Berikut ini adalah beberapa rekomendasi rawon legendaris di kota Malang berdasarkan riset dari Malang Terkini:
|
Nama Tempat |
Lokasi |
Keterangan |
|
Rawon Rampal |
Jl. Panglima Sudirman No.71A, Klojen, Malang City |
Salah satu rawon paling legendaris di Malang sejak tahun
1957, kuah hitam pekat dan cita rasa tradisional otentik yang dimasak dengan
kayu bakar. |
|
Rawon Nguling Restaurant |
Jl. Zainul Arifin No.62, Kiduldalem, Malang City |
Rawon klasik dengan kuah hitam khas dan daging lembut;
populer sejak tahun 1950‑an. |
|
Rawon Brintik |
Jl. KH Ahmad Dahlan No.39, Klojen, Malang City |
Tempat makan rawon legendaris sejak 1942 dengan kuah pekat
dan pilihan lauk tambahan seperti paru atau tempe goreng. |
|
Rawon Tessy |
Jl. Trunojoyo, Klojen, Malang City |
Rawon populer dekat Stasiun Malang Kota Baru, cita rasa
enak dengan harga terjangkau. |
|
RAWON SOTO ISOR UWIT |
Jl. Rajekwesi No.9, Gading Kasri, Malang City |
Rawon dan soto yang juga terkenal di kota Malang; cocok
buat yang ingin variasi menu. |
|
Warung Soto dan Rawon Kiroman (Mak Cem) |
Jl. Yulius Usman No.52, Kasin, Malang City |
Warung legendaris yang menyajikan rawon plus berbagai lauk
autentik (jantung, usus, empal, dll). |
|
Rawon Pak Jenggot |
Jl. Sulfat No.5, Purwantoro, Malang City |
Rawon dengan resep turun‑temurun sejak 1976; tempat
populer untuk kuliner lokal klasik. |
Tips Makan Rawon Ala Malang Terkini
Berikut ini adalah beberapa tips makan rawon ala Malang Terkini supaya pengalaman kuliner WargaMalang makin maksimal di Malang:
Cicipi Kuah Rawon Terlebih Dahulu
Sebelum mencampur semua pelengkap seperti nasi, tauge, atau sambal, ada baiknya WargaMalang mencoba kuah rawon dulu. Kuah hitam pekat itu adalah inti dari kelezatan
rawon, karena di dalamnya terkandung perpaduan bumbu kluwek yang kaya
rasa—gurih, sedikit manis, dan aroma khas yang bikin nagih. Dengan mencicipi
kuah terlebih dahulu, WargaMalang bisa menghargai keaslian rasa dari warung legendaris
yang sudah menjaga resep turun-temurun, sekaligus menilai kekuatan bumbu sesuai
selera WargaMalang.
Tambahkan Sambal Sesuai Selera
Sambal adalah teman wajib rawon, tapi tingkat kepedasannya bisa diatur sesuai
selera. Untuk yang doyan pedas, menambahkan sambal lebih banyak bisa memberi
sensasi kick ekstra pada kuah yang gurih. Bagi yang kurang suka pedas, cukup
sedikit sambal untuk menyeimbangkan rasa. Menyesuaikan sambal bukan hanya soal
rasa, tapi juga pengalaman makan yang lebih personal dan seru.
Nikmati Pelengkap untuk Tekstur dan Rasa Lebih Kaya
Rawon Malang biasanya disajikan lengkap dengan tauge segar, telur asin,
kerupuk, atau emping. Kombinasi ini bikin pengalaman makan lebih kompleks dan
menyenangkan: tauge menambah kesegaran dan tekstur renyah, telur asin menambah
gurih, kerupuk atau emping memberi sensasi crunchy yang kontras dengan kuah
lembut. Setiap elemen pelengkap ini berperan penting supaya rawon terasa lebih hidup di lidah.
Makan dengan Nasi Hangat atau Sepiring Penuh
Rawon paling nikmat dinikmati dengan nasi hangat. Nasi membantu menyerap kuah
pekat dan menyeimbangkan rasa yang kuat dari bumbu kluwek. Selain itu, porsi
nasi yang cukup membuat pengalaman makan lebih memuaskan, terutama kalau WargaMalang datang dengan teman-teman atau keluarga. Paduan kuah, daging, dan nasi hangat
ini menciptakan rasa yang harmonis dan bikin WargaMalang pengin nambah lagi.
Pilih Waktu yang Tepat untuk Menghindari Kehabisan
Beberapa warung rawon legendaris di Malang cepat habis, terutama saat jam makan
siang atau akhir pekan. Untuk mendapatkan pengalaman makan terbaik tanpa antre
panjang, datanglah lebih pagi atau menjelang sore. Selain itu, datang di waktu
yang pas memberi kesempatan menikmati suasana warung yang ramai dan hidup, yang
kadang menambah keseruan saat makan. Waktu yang tepat juga memungkinkan WargaMalang menikmati setiap suapan dengan santai dan nggak terburu-buru.
Kombinasi Menu Lain Yang Cocok
Rawon nggak harus sendiri. Beberapa spot di Malang juga menyediakan menu tambahan yang bikin experience makin lengkap:
Lontong Balap
Lontong balap adalah makanan tradisional Jawa Timur yang terdiri dari lontong,
tauge, lentho (perkedel kacang), dan bihun, disiram dengan kuah kacang yang
gurih dan sedikit manis. Saat dimakan bersamaan dengan rawon, lontong balap
menjadi teman yang sempurna. Kuah kacangnya yang berbeda rasa menyeimbangkan
kuah rawon hitam yang pekat dan kaya bumbu kluwek, sementara lontong dan tauge
memberikan tekstur yang kontras dan menyenangkan di lidah. Kombinasi ini bukan
cuma soal rasa, tapi juga pengalaman kuliner yang lengkap—setiap suapan punya
variasi gurih, manis, dan segar sekaligus.
Es Campur atau Es Dawet
Setelah menikmati kuah rawon yang kaya rasa, minuman segar seperti es campur
atau es dawet bisa menjadi penyeimbang yang sempurna. Es campur terbuat dari
campuran es serut, potongan buah, agar-agar, cincau, kolang-kaling, dan sirup
manis, kadang ditambahkan susu kental manis untuk rasa creamy yang lebih kaya.
Es dawet, di sisi lain, hadir dengan cendol hijau lembut, santan gurih, dan
gula aren cair yang manis alami. Kedua minuman ini tidak hanya menyegarkan,
tetapi juga menyeimbangkan rasa kuah rawon yang gurih dan pekat, sehingga
pengalaman makan terasa lebih lengkap, sejuk, dan menyenangkan.
Tahu dan Tempe Goreng
Tahu dan tempe goreng adalah lauk klasik yang menambah sensasi makan rawon
menjadi lebih beragam. Tahu goreng dengan bagian luar renyah dan bagian dalam
lembut, serta tempe goreng yang garing dan gurih, menghadirkan tekstur yang
kontras dengan kuah rawon yang lembut. Kedua lauk ini bisa dinikmati langsung
atau dicocol dengan sambal, menambah rasa gurih yang ekstra. Kehadiran tahu dan
tempe goreng membuat pengalaman makan rawon lebih kaya, memuaskan perut,
sekaligus memberikan variasi rasa dan tekstur yang membuat setiap suapan tidak
monoton.
Kesimpulan
Kalau WargaMalang pengin pengalaman kuliner Malang yang otentik dan penuh sejarah, rawon legendaris wajib banget dicoba. Dari kuah hitam pekat, daging empuk, sampai sambal pedasnya yang bikin nagih, semua bikin makan rawon lebih dari sekadar makan biasa—ini pengalaman. Catet tabel rekomendasi di atas, ajak teman-teman, dan siapin perut buat eksplor kuliner Malang yang autentik dan legendaris.


.png)


