Malang, malangterkini.id - Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H atau tahun 2026, masyarakat di wilayah Malang Raya tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan energi. Meski konsumsi Elpiji 3 kilogram (melon) diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan sebesar 15%, Hiswana Migas dan Pertamina memastikan bahwa pasokan untuk Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu berada dalam level aman.
Antisipasi Lonjakan Konsumsi di Titik Strategis
Ketua DPC Hiswana Migas Malang, Ahmad Basori, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini merupakan hal yang lumrah terjadi setiap masa libur panjang lebaran. Peningkatan aktivitas memasak rumah tangga dan sektor UMKM kuliner menjadi pendorong utama.
Berdasarkan data penyaluran, berikut adalah proyeksi distribusi harian selama masa Satgas Lebaran 2026:
| Wilayah | Penyaluran Normal (Tabung/Hari) | Estimasi Saat Lebaran (+15%) |
| Kota Malang | 39.000 | ~44.850 |
| Kabupaten Malang | 119.000 | ~136.850 |
| Kota Batu | 14.000 | ~16.100 |
Distribusi 24 Jam dan Pangkalan Siaga
Untuk membentengi masyarakat dari isu kelangkaan, Hiswana Migas Malang telah menginstruksikan seluruh rantai distribusi untuk tetap beroperasi penuh. "Distribusi akan tetap berjalan 24 jam tanpa henti, bahkan saat memasuki masa cuti bersama," tegas Basori.
Pihaknya juga telah menyiagakan ribuan agen yang berfungsi sebagai Pangkalan Siaga. Langkah ini diambil agar masyarakat tetap memiliki akses mudah mendapatkan bahan bakar tanpa harus melakukan aksi borong atau panic buying. Pemantauan intensif di lapangan akan dilakukan mulai tanggal 15 Maret hingga 28 Maret 2026.
Kesiapan Infrastruktur Pertamina Patra Niaga
Senada dengan Hiswana Migas, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga memberikan jaminan serupa. Area Manager Communication, Relations & CSR, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa ketahanan stok BBM dan Elpiji saat ini sangat mumpuni.
Beberapa poin penting dalam strategi Pertamina tahun ini meliputi:
Aktivasi Satgas RAFI: Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) sudah mulai bekerja sejak 9 Maret 2026 untuk mengawal kesiapan infrastruktur dan suplai.
Pasokan Terencana: Penambahan stok telah dilakukan secara bertahap sejak awal Ramadan guna menghindari kekosongan di SPBU maupun agen resmi.
Sinergi Lintas Sektor: Koordinasi ketat dijalin bersama Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum untuk memastikan distribusi di jalur mudik tidak terhambat.
Imbauan untuk Masyarakat
Pihak berwenang mengimbau agar warga Malang Raya tetap bijak dalam mengonsumsi bahan bakar dan membeli sesuai dengan kebutuhan normal. Jika masyarakat menemukan adanya kendala layanan atau indikasi pelanggaran di lapangan (seperti harga yang melampaui HET atau penimbunan), Pertamina menyediakan layanan pengaduan melalui Contact Center 135.
Dengan persiapan yang matang dari hulu ke hilir, diharapkan momen Idul Fitri 2026 di Malang Raya dapat berjalan hangat dan lancar tanpa kendala energi.


.png)


