Malang, malangterkini.id - Menyongsong momentum libur panjang yang mempertemukan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah, kesiapan infrastruktur transportasi menjadi fokus utama di Kota Malang. Pada Jumat (13/3/2026), jajaran Polresta Malang Kota bersama pengelola Terminal Tipe A Arjosari melakukan inspeksi mendalam untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik tahun ini.
Kolaborasi dan Adaptasi Teknologi
Kapolresta Malang Kota, Kombes Putu Kholis Aryana, yang memimpin langsung peninjauan bersama Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati, menekankan bahwa standar pelayanan publik saat ini telah bergeser. Menurutnya, kemajuan teknologi membuat masyarakat memiliki ekspektasi yang jauh lebih tinggi terhadap kinerja aparatur negara.
"Publik menginginkan profesionalisme di segala lini, mulai dari aspek keamanan, pertahanan, hingga kenyamanan transportasi. Kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri; kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk menjawab tantangan zaman," ujar Putu Kholis di sela-sela kegiatannya.
Penguatan Fasilitas dan Manajemen Arus
Pengecekan ini mencakup seluruh aspek vital operasional terminal, di antaranya:
Alur Penumpang: Peninjauan pada area keberangkatan dan kedatangan untuk memastikan tidak ada penumpukan.
Manajemen Bus: Pengaturan arus bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) guna mencegah kemacetan di pintu masuk.
Kebersihan Fasilitas: Pemastian kondisi terminal yang kini diklaim lebih tertata dan higienis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Mega Perwira Donowati menegaskan bahwa prioritas utama pengelola adalah menghadirkan rasa aman bagi setiap pengguna jasa. Ia mencatat adanya penurunan titik kemacetan yang signifikan di area sekitar terminal berkat penataan ulang sistem lalu lintas internal.
Sentuhan Humanis di Tengah Kesiagaan
Selain urusan teknis, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi simpatik. Petugas membagikan takjil kepada para penumpang yang sedang menunggu keberangkatan serta berdialog langsung dengan kru bus untuk menyerap aspirasi di lapangan. Sinergi ini ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama antara unsur TNI, Polri, dan pemangku kepentingan transportasi sebagai simbol soliditas.
Untuk menjaga transparansi, pihak Terminal Arjosari juga membuka kanal pengaduan publik. Masyarakat dapat melaporkan kendala atau pelayanan yang tidak memuaskan secara langsung melalui kontak resmi maupun media sosial.
Dengan penempatan personel di titik-titik strategis dan pengawasan yang ketat, otoritas terkait optimistis bahwa puncak arus mudik 2026 di Kota Malang akan berjalan dengan tertib, aman, dan berkesan bagi masyarakat.


.png)


