GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Sinergi Strategis OJK dan Polri: Tersangka Kasus Perbankan BPR DCN Malang Berhasil Diringkus di Gambir

Malang, malangterkini.id - Ketegasan dalam penegakan hukum di sektor keuangan kembali ditunjukkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bekerja sama dengan jajaran Kepolisian Republik Indonesia, OJK berhasil mengamankan seorang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam tindak pidana perbankan yang terjadi di PT BPR DCN, Malang, Jawa Timur. Penangkapan ini menjadi puncak dari upaya paksa setelah tersangka dinilai tidak kooperatif dalam proses penyidikan.

Kronologi Pengejaran: Dari Surabaya hingga Stasiun Gambir

Aksi pengamanan ini merupakan buah dari koordinasi intensif antara OJK, Bareskrim Polri, dan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur yang berlangsung pada rentang waktu 9 hingga 10 Maret 2026. Menurut keterangan resmi dari M. Ismail Riyadi, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK, langkah ini diambil karena tersangka mangkir dari panggilan pemeriksaan yang seharusnya dilakukan di Surabaya.

Alih-alih memenuhi kewajiban hukumnya, tersangka justru terdeteksi melakukan perjalanan menuju Jakarta. Melalui pemantauan yang ketat, tim gabungan berhasil melacak keberadaan tersangka. Begitu tersangka menginjakkan kaki di peron Stasiun Gambir, tim Korwas PPNS Bareskrim Polri langsung bergerak cepat melakukan pengamanan tanpa perlawanan berarti.

Proses Hukum dan Penahanan

Pasca penangkapan di ibu kota, tersangka segera dibawa kembali ke Surabaya untuk menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam oleh penyidik OJK. Berdasarkan keterangan tertulis yang dirilis pada Kamis (26/3/2026), proses penyidikan berjalan sesuai prosedur. Setelah seluruh keterangan dirasa cukup, tersangka kini resmi menjalani masa penahanan di Polda Jawa Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tidak hanya mengamankan tersangka utama, tim gabungan juga melakukan langkah tegas terhadap sejumlah saksi yang sebelumnya bersikap tidak kooperatif. Upaya menghadirkan saksi secara paksa ini dilakukan guna melengkapi berkas perkara agar pengusutan kasus di BPR DCN Malang ini menjadi terang benderang.

Komitmen Melindungi Konsumen dan Integritas Perbankan

Keberhasilan operasi ini dianggap sebagai bukti nyata implementasi peraturan perundang-undangan yang memberikan kewenangan bagi penyidik OJK untuk meminta bantuan upaya paksa kepada pihak Kepolisian. OJK pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bareskrim Polri dan Polda Jatim atas dukungan teknis dan taktis di lapangan.

Pesan kuat yang ingin disampaikan dari kasus ini adalah:

  1. Efektivitas Penegakan Hukum: Sinergi antarlembaga memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan keuangan untuk bersembunyi.

  2. Perlindungan Nasabah: Langkah tegas ini bertujuan memitigasi risiko kerugian yang lebih besar bagi masyarakat.

  3. Menjaga Kepercayaan Publik: Dengan pembersihan oknum-oknum bermasalah, integritas industri perbankan nasional, khususnya Bank Perekonomian Rakyat (BPR), tetap terjaga.

Melalui langkah-langkah represif yang terukur ini, OJK berharap stabilitas sistem keuangan tetap kondusif dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan semakin kokoh.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network

Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network