Kota Batu, malangterkini.id - Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, kerawanan akan tindak kriminalitas di wilayah Kota Batu tampaknya mulai meningkat. Sebuah insiden pencurian kendaraan bermotor (curanmor) baru-baru ini dilaporkan terjadi di kawasan permukiman warga, tepatnya di wilayah Desa Pesanggrahan. Peristiwa yang menimpa salah satu warga setempat ini menjadi alarm peringatan bagi masyarakat luas untuk memperketat keamanan kendaraan mereka di tengah suasana persiapan lebaran yang sibuk.
Kronologi Kejadian di Pagi Hari
Peristiwa pencurian ini berlangsung pada Selasa pagi, 10 Maret 2026, sekitar pukul 06.50 WIB. Lokasi kejadian berada di Dusun Serbet, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu. Korban kehilangan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat berwarna kombinasi putih-pink dengan nomor polisi N 3934 LG.
Ironisnya, pelaku melancarkan aksinya di jam-jam saat aktivitas warga mulai menggeliat. Namun, diduga pelaku telah memetakan situasi dan memanfaatkan celah lingkungan yang masih relatif sepi di area parkir tertentu sebelum masyarakat benar-benar ramai beraktivitas di luar rumah.
Modus Operandi Pelaku: Berlagak Seperti Warga Lokal
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi dan bukti di lapangan, pelaku menggunakan modus "tenang". Ia tidak menunjukkan gelagat mencurigakan seperti pencuri pada umumnya yang terburu-buru. Sebaliknya, pria tersebut berjalan santai di sekitar lokasi kejadian, seolah-olah merupakan warga setempat yang sedang melintas.
Setelah melakukan pengamatan singkat dan memastikan kondisi lingkungan aman dari pengawasan pemilik motor, pelaku dengan cepat mendekati target dan membawa kabur kendaraan tersebut dalam hitungan detik.
Rekaman CCTV: Identifikasi Ciri-Ciri Pelaku
Aksi kriminal ini ternyata terekam dengan jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan rekaman video tersebut, pihak berwenang dan warga berhasil mengidentifikasi ciri-ciri fisik pelaku sebagai berikut:
Pakaian: Mengenakan kaos berwarna merah cerah, celana pendek berbahan jeans, dan topi berwarna hitam.
Alas Kaki: Menggunakan sandal.
Fisik: Berperawakan kurus dengan estimasi tinggi badan antara 160 hingga 165 sentimeter.
Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku meninggalkan lokasi dengan kecepatan sedang. Ketenangannya saat mengendarai motor curian tersebut disinyalir merupakan taktik agar tidak memancing kecurigaan warga atau tetangga korban yang mungkin berpapasan dengannya di jalan.
Imbauan Keamanan bagi Masyarakat
Insiden di Dusun Serbet ini menjadi pengingat keras bahwa pelaku kejahatan seringkali memanfaatkan momentum menjelang hari raya untuk melancarkan aksinya. Masyarakat diimbau untuk tidak hanya mengandalkan kunci setang bawaan pabrik, tetapi juga menggunakan kunci pengaman ganda atau gembok tambahan pada kendaraan.
Pihak keluarga korban dan tokoh masyarakat setempat berharap bagi siapa saja yang melihat kendaraan dengan ciri-ciri tersebut, atau mengenali pria dengan deskripsi di atas, agar segera melapor ke polsek terdekat atau menghubungi pihak kepolisian melalui layanan darurat. Kesiagaan warga dalam mengawasi lingkungan sekitar menjadi kunci utama dalam menekan angka kriminalitas selama masa mudik dan libur lebaran.


.png)


