GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Fenomena Alam di Malang: Pohon Beringin Berusia Satu Abad Tumbang, Angkat Jenazah dari Liang Lahad

Malang, malangterkini.id - Sebuah peristiwa alam yang mengejutkan terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Sidorukun, Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Pohon beringin raksasa yang diperkirakan telah berdiri selama lebih dari seratus tahun tumbang, mengakibatkan kerusakan pada area pemakaman dan fenomena langka di mana jenazah ikut terangkat ke permukaan.

Video Viral dan Kondisi Terkini di Lokasi

Kejadian ini mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya setelah sebuah rekaman video memperlihatkan akar pohon yang tercabut membawa serta material dari dalam tanah. Dalam video tersebut, tampak kain putih yang diduga merupakan kain kafan jenazah melekat pada bongkahan akar raksasa tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (31/3/2026), sisa-sisa material pohon beringin masih memenuhi area tengah pemakaman. Meskipun batang-batang besar telah mulai dibersihkan oleh warga dan petugas, pemandangan makam yang rusak dan tanah yang menyembul ke atas masih terlihat jelas. Namun, kain kafan yang sempat viral di media sosial dipastikan sudah tidak ada karena telah ditangani oleh warga secara layak.

Dampak Kerusakan pada Area Makam

Tumbangnya pohon purba ini membawa dampak yang cukup memprihatinkan bagi area TPU Sidorukun. Beberapa poin utama kerusakan yang teridentifikasi meliputi:

  • Kerusakan Nisan: Sedikitnya lima buah nisan makam dilaporkan hancur total akibat tertimpa batang pohon yang sangat besar.

  • Makam Terangkat: Terdapat dua makam yang posisinya bergeser secara ekstrem dan ikut terangkat bersama bongkahan akar karena letaknya yang berada tepat di bawah naungan pohon tersebut.

  • Evakuasi Jenazah: Benar adanya bahwa sempat ada satu jenazah yang keluar dari liang lahad akibat kuatnya tarikan akar pohon saat tumbang. Namun, pihak desa dan tokoh agama setempat telah memastikan jenazah tersebut sudah dimakamkan kembali dengan prosedur yang semestinya.

Terjadi Sejak Bulan Ramadan

Meski videonya baru saja viral, menurut keterangan dari modin atau penghulu setempat, peristiwa robohnya pohon beringin ini sebenarnya terjadi pada pertengahan bulan suci Ramadan atau sekitar Februari 2026 yang lalu. Usia pohon yang sudah mencapai ratusan tahun diduga menjadi faktor utama kerapuhan akar sehingga tidak lagi mampu menopang beban pohon yang masif.

Saat ini, lokasi pemakaman masih dalam tahap pemulihan. Pihak pengelola makam dan warga desa terus berupaya merapikan kembali nisan-nisan yang rusak serta melakukan pembersihan menyeluruh terhadap sisa-sisa kayu beringin yang masih berserakan.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network

Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network