GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Menjelajahi Permata Tersembunyi Malang: Pesona Alam dan Legenda di Sumber Jenon

Malang, malangterkini.id - Malang, kota yang terkenal dengan julukan "Kota Apel" ini memang tak henti memukau wisatawan dengan berbagai destinasi wisatanya yang luar biasa. Dari pantai yang indah hingga pegunungan yang menawan, Malang menawarkan petualangan tak terlupakan bagi para pecinta alam. Namun, tahukah Anda bahwa di balik gemerlap wisata populernya, Malang menyimpan sebuah permata tersembunyi yang menawarkan pesona alam yang tak kalah memukau?

Bertempat di Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, sebuah oase alami bernama Sumber Jenon menanti untuk dijelajahi. Jauh dari keramaian kota, Sumber Jenon bagaikan surga tersembunyi yang memanjakan mata dengan kolam air alami berwarna biru kehijauan yang jernih dan dikelilingi oleh pepohonan rindang. Keindahannya yang alami menjadikannya destinasi wisata yang sempurna bagi para pecinta alam dan fotografi.

Legenda yang Menambah Daya Tarik

Keunikan Sumber Jenon tak hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga legenda menarik yang melatarbelakanginya. Konon, dahulu kala sepasang suami istri bernama Rantung Grati dan Irogati mengungsi dari Mataram dan tinggal di sekitar Sumber Jenon dengan bercocok tanam. Saat musim kemarau tiba, mereka mengalami kekurangan air.

Rantung Grati kemudian memutuskan untuk bertapa di Gunung Harimau, tepatnya di bawah pohon jenu. Ketika bertapa, muncul angin kencang yang membuat pohon jenu tumbang, sehingga memunculkan sumber air yang deras. Aliran air ini kemudian membentuk kolam yang sekarang dikenal sebagai Sumber Jenon.

Terlepas dari kebenaran legenda tersebut, Sumber Jenon menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan. Pengunjung dapat merasakan kesegaran airnya dengan duduk-duduk di pinggir kolam, berendam, atau bahkan berenang. Bagi yang suka menyelam, Sumber Jenon memiliki pemandangan bawah air yang indah dan sering dijadikan lokasi foto underwater untuk keperluan modeling.

Aktivitas Seru dan Spot Foto Instagramable

Bagi yang ingin mencoba sensasi baru, Sumber Jenon menawarkan aktivitas seru seperti tubing dan flying fox. Pengunjung dapat meluncur di atas air dengan ban karet atau memacu adrenalin dengan meluncur di atas tali panjang yang menghubungkan dua bukit.

Keunikan lain dari Sumber Jenon adalah keberadaan ikan sengkaring berwarna hitam polos yang konon sudah berusia ratusan tahun. Puluhan ikan berukuran hingga 170 cm ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Bagi pecinta selfie dan fotografi, Sumber Jenon juga menawarkan banyak spot foto instagramable dengan latar belakang kolam air yang indah dan pepohonan rindang. Jembatan kayu yang melintang di atas kolam, air terjun mini, dan gazebo-gazebo yang disediakan menjadi spot foto favorit para pengunjung.

Tiket Masuk dan Jam Operasional

Harga tiket masuk ke Sumber Jenon sangat terjangkau, hanya Rp10.000 per orang. Untuk anak-anak berusia di bawah 3 tahun, tidak dikenakan biaya alias gratis. Sumber Jenon buka setiap hari dari pukul 07.30 hingga 17.00 WIB.

Tips Berkunjung ke Sumber Jenon

  • Bawalah pakaian ganti dan handuk untuk berenang atau bermain air.
  • Gunakan sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
  • Siapkan uang tunai untuk membeli makanan dan minuman, karena tidak tersedia ATM di sekitar lokasi.
  • Jagalah kebersihan lingkungan dan buanglah sampah pada tempatnya.

Sumber Jenon adalah destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat Anda berada di Malang. Keindahan alamnya yang masih alami, legenda yang menarik, dan berbagai aktivitas seru yang ditawarkan, menjadikan Sumber Jenon sebagai tempat wisata yang tak terlupakan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi permata tersembunyi Malang ini dan rasakan kesegaran alamnya yang luar biasa!

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Tonton juga video berita Indonesia viral 2024 di bawah ini dari kanal YouTube resmi Pewarta.


Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network