GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Revitalisasi Transportasi: Bus Trans Jatim Koridor Malang-Batu Siap Mengaspal Akhir Bulan Ini

Malang, malangterkini.id - Wajah transportasi publik di wilayah Malang Raya akan segera bertransformasi. Bus Trans Jatim untuk koridor yang menghubungkan Kota Malang dan Kota Batu dilaporkan telah siap diluncurkan secara resmi pada akhir November 2025. Proyek strategis ini diharapkan menjadi solusi modern dan terjangkau untuk mobilitas masyarakat di salah satu kawasan metropolitan terbesar di Jawa Timur.

Peluncuran Resmi dan Kesiapan Armada

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengonfirmasi kesiapan operasional ini. Menurut jadwal yang telah ditetapkan, peluncuran Trans Jatim koridor Malang-Batu direncanakan akan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Balai Kota Malang akan menjadi lokasi bersejarah dimulainya layanan baru ini.

"Kami merencanakan peluncuran pada tanggal 20 November 2025, Insyaallah akan diresmikan oleh Ibu Gubernur di Balai Kota," ujar Widjaja kepada awak media pada hari Sabtu (8/11/2025).

Secara total, layanan ini akan didukung oleh 14 unit armada bus, ditambah dengan satu unit bus yang disiagakan sebagai cadangan operasional. Dari total 14 armada utama tersebut, pembagian rute telah ditetapkan secara proporsional. Sebanyak 7 unit bus secara spesifik akan melayani rute di dalam wilayah Kota Malang, sementara 7 unit sisanya akan beroperasi untuk menjangkau wilayah Kota Batu. Pembagian ini memastikan adanya distribusi layanan yang merata dan optimal di sepanjang koridor.

Rute Panjang dan 18 Titik Pemberhentian

Dalam upaya mengoptimalkan jangkauan layanan di Kota Malang, Dishub telah memetakan total 18 titik pemberhentian di sepanjang jalur yang dilewati. Widjaja menjelaskan bahwa titik-titik ini terdiri dari dua jenis infrastruktur, yaitu shelter atau halte permanen, serta rambu-rambu berhenti (stop) sederhana. Keputusan menggunakan dua jenis titik ini didasarkan pada keterbatasan infrastruktur yang ada.

"Sifatnya ada dua, ada shelter dan halte, dan yang kedua hanya berupa rambu, karena keterbatasan infrastruktur. Penting untuk dicatat bahwa penumpang hanya diperbolehkan naik dan turun di titik-titik yang sudah ditentukan ini," jelas Widjaja.

Berdasarkan hasil survei bersama dengan Dishub Provinsi Jawa Timur, 18 titik ini dinilai sudah mampu mencakup seluruh kebutuhan penumpang, baik untuk arah keberangkatan maupun kepulangan (pulang-pergi/PP) bus dari Batu menuju Malang dan sebaliknya.

Rute Detail di Kota Malang:

Rute yang akan dilalui di wilayah Kota Malang memiliki panjang lintasan sekitar 23 kilometer dan dimulai dari Terminal Hamid Rusdi. Perjalanan akan dilanjutkan melalui jalur-jalur utama kota, meliputi:

  1. Terminal Hamid Rusdi

  2. Jalan Mayjend Sungkono

  3. Jalan Gribig

  4. Terminal Madyopuro

  5. Berbalik melalui Ranugrati

  6. Mayjend Wiyono

  7. Rampal

  8. Urip Sumoharjo

  9. Pasar Klojen

  10. Trunojoyo (depan Stasiun)

  11. Kertanegara

  12. Balai Kota

  13. Majapahit

  14. Kayutangan

  15. Semeru

  16. Arjuno

  17. Kawi

  18. Ijen

  19. Bandung

  20. Veteran

  21. Gajayana

  22. Sumbersari

  23. Dinoyo, hingga berakhir di Terminal Landungsari.

Widjaja menegaskan bahwa dalam rute ini, Terminal Arjosari tidak akan dilewati, memastikan fokus pelayanan tetap pada koridor yang menghubungkan pusat Kota Malang hingga Batu.

Tarif dan Kapasitas Penumpang yang Efisien

Untuk menjamin layanan ini dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, tarif Trans Jatim telah ditetapkan dengan sangat terjangkau.

  • Tarif Umum: Rp5.000,00

  • Tarif Pelajar dan Santri: Rp2.500,00 (diskon 50%)

Setiap unit bus Trans Jatim dirancang untuk memaksimalkan kapasitas angkut dengan standar kenyamanan dan keselamatan. Setiap bus mampu menampung 20 penumpang dalam posisi duduk, dan 15 penumpang dalam posisi berdiri, menunjukkan fokus pada efisiensi angkutan massal perkotaan.

Inovasi Integrasi Transportasi: Kolaborasi dengan Angkot

Salah satu aspek paling krusial dan inovatif dari proyek ini adalah skema integrasi dengan transportasi yang sudah ada, khususnya angkutan kota (angkot). Pemerintah berkomitmen agar kehadiran Trans Jatim tidak mematikan mata pencaharian para pengemudi angkot yang telah beroperasi selama puluhan tahun.

Dishub mengaplikasikan skema kompensasi dan integrasi, di mana satu unit bus Trans Jatim setara dengan penyesuaian rute 5 unit angkot (skema 1:5). Para pengemudi angkot yang terkena dampak langsung dari adanya rute bus baru ini akan dialihkan perannya. Sebagian akan direkrut dan dilibatkan sebagai operator dalam manajemen bus Trans Jatim, sementara sebagian besar lainnya akan diintegrasikan sebagai bagian vital dari sistem transportasi baru.

"Teman-teman angkot juga akan mendapatkan rute baru, di mana mereka akan berfungsi sebagai feeder (pengumpan) menuju halte-halte bus Trans Jatim," ujar Widjaja. Ia menambahkan bahwa rute angkot yang sudah ada sejak tahun 1989 akan direvisi secara menyeluruh untuk menyesuaikan dengan kondisi mobilitas perkotaan saat ini.

Program Lanjutan: Bus Sekolah Gratis Skema BTS

Selain integrasi angkot, Dishub juga tengah mempersiapkan program lanjutan yang ditujukan untuk sektor pendidikan. Program ini melibatkan konversi bus sekolah yang sudah ada menjadi armada angkutan kota yang dikelola dengan skema Buy The Service (BTS).

Melalui skema BTS ini, pemerintah akan membayar operator bus untuk menyediakan layanan angkutan siswa secara gratis, menjamin akses transportasi yang aman dan tanpa biaya bagi para pelajar.

"Estimasi awal kami menyiapkan sekitar 80 armada untuk layanan BTS ini. Kemungkinan besar ini akan mulai berjalan pada awal tahun depan, karena masih memerlukan proses penganggaran yang komprehensif," tutup Widjaja.

Peluncuran Trans Jatim koridor Malang-Batu menandai babak baru dalam upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Malang untuk menyediakan sistem transportasi publik yang terstruktur, inklusif, dan berkelanjutan.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network

Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network