GfC8TSAlTSGoTUAoTfz7GpA9TA==

Strategi Dishub Kota Malang: Menata Pasar Takjil 2026 Agar Bebas Macet

Malang, malangterkini.id - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mengambil langkah tegas guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas menjelang bulan suci Ramadhan 2026. Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah kewajiban bagi setiap pengelola pasar takjil untuk menyediakan kantong parkir yang memadai bagi para pengunjung.

Penanggung Jawab dan Legalitas Operasional

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menegaskan bahwa setiap titik keramaian musiman ini wajib memiliki sosok penanggung jawab yang jelas. Tugas utamanya adalah memastikan bahwa seluruh aktivitas jual beli tidak meluber hingga ke badan jalan yang dapat mengganggu hak pengguna jalan lainnya.

Selain masalah teknis di lapangan, Dishub juga mendorong penyelenggara untuk tertib administrasi. Berikut adalah langkah-langkah koordinasi yang diharapkan:

  • Perizinan Berjenjang: Melapor dan mengurus izin mulai dari tingkat RT/RW setempat.

  • Koordinasi Keamanan: Melakukan pemberitahuan kepada pihak Polsek serta Dishub Kota Malang.

  • Ketaatan Aturan: Memastikan seluruh pedagang mematuhi batas wilayah yang telah ditentukan.

Larangan Transaksi Drive Thru

Salah satu penyebab utama kemacetan di pasar takjil adalah kebiasaan pembeli yang bertransaksi langsung dari atas kendaraan. Untuk Ramadhan 2026, Pemkot Malang secara tegas melarang transaksi sistem drive thru.

Masyarakat diimbau untuk memarkirkan kendaraannya terlebih dahulu di lahan yang telah disediakan sebelum melakukan pembelian. Aturan ini dirancang untuk mencegah penumpukan kendaraan yang sering kali mengunci arus lalu lintas di jalur-jalur utama.

Payung Hukum dan Pemetaan Wilayah

Rencana pengaturan ini tidak hanya sekadar imbauan lisan, melainkan akan diperkuat secara hukum melalui Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang. Widjaja menyebutkan bahwa detail teknis operasional akan tertuang dalam SE tersebut sebagai panduan resmi bagi masyarakat dan petugas di lapangan.

Pihak Dishub juga telah mengidentifikasi beberapa titik rawan macet yang menjadi langganan pasar takjil, di antaranya:

  1. Jalan Raya Sulfat

  2. Jalan Kolonel Sugiono

  3. Jalan Muharto

  4. Jalan Veteran

  5. Jalan Jakarta

Relokasi Strategis di Kawasan Suhat

Kabar baik bagi pengguna jalan di area Soekarno-Hatta (Suhat). Jika pada tahun-tahun sebelumnya kemacetan parah sering terjadi akibat pasar takjil di bahu jalan, tahun ini kegiatan tersebut direncanakan akan dipusatkan di dalam area Taman Krida Budaya. Langkah ini diambil agar tradisi tahunan ini tetap berjalan meriah namun tetap menjaga ketertiban dan estetika kota.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network

Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network